Sepulang dari titik Nol Kilometer di Anyer, perjalanan saya
dan keluarga menuju Gunung Pinang di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang,
merupakan sebuah bukit yang tingginya 300 mdpl dengan luas 222 hektare. Gunung
ini bisa jadi pilihan untuk sekadar berolah raga melewati track berupa jalan
beraspal yang sudah disediakan sejauh kurang lebih dua kilometer.
Sepanjang perjalanan saya ada bertemu dengan komunitas sepeda
yang melewati pegunungan di pigir jalan ber aspal yang saya lewati.

Selain menikmati indahnya panorama alam, pengunjung juga
disuguhi oleh kicauan burung dan terdapat habitat elang jawa dan bisa
mengabadikan kepakan sayap elang jawa yang terbang di atas selfie deck. Sunggun
tempat yang begitu indah, segar, dan mengesankan.
Bagi para pengunjung yang hobi berolah raga sepeda, tempat
ini sangat bagus dan pas. Selain trek jalan yang sudah diaspal, Gunung Pinang
juga memiliki trek downhill yang pernah digunakan sebagai ajang International
Downhill Championship 2009.
Selain track downhill, Gunung Pinang juga memiliki sirkuit
offroad yang merupakan salah satu sirkuit offroad terbaik di tanah air. Bahkan
sempat digelar Kerjurnas 4×4 Real Adventure yang diikuti oleh 22 tim off-roader
dari seluruh Indonesia pada tahun 2011 lalu.
“Gunung Pinang merupakan kawasan hutan yang dikelola oleh
Perum Perhutani, masuk wilayah RPH Cilegon, BKPH Serang yang dijadikan daerah
wana wisata,” kata Djamin, staf Humas Perhutani KPH Banten, akhir pekan lalu.
Jika bepergian dari Jakarta, masuk ke tol Jakarta-Merak
menuju arah Serang. Keluar pintu tol Cilegon Barat. Kemudian ke arah Cilegon.
Lokasi pintu masuk ke Gunung Pinang tepat di jalur utama lalu lintas
Serang-Cilegon. Sekitar 5 kilometer dari pintu tol Serang Barat.
========= AYOOOO JELAJAH INDONESIA =========